Senin, 10 Januari 2011

Wajahmu Mengalihkan Duniaku (Part 2)

Di sekolah SMK gue ini terdapat cewek yang cantik banget bagaikan bidadari datang dari Surga, di pagi yang penuh dengan PR (pekerjaan rumah) ini dan gue pergi ke sekolah dengan keadaan bete, bosen, boring, bau, basah, buwek (penyakit baru gejala 6B) gue pun langsung menuju kelas dan menyapa teman-teman gue, tanpa terasa bel masuk pun berbunyi, pelajaran dimulai, nah inilah saat-saat yang bikin gue senyum, yaitu saat gue sedang bosan-bosanya belajar datanglah sebuah bidadari yang masuk ke kelas gue dengan 2 pengawalnya (alias temennya), gue nggak tau bidadari itu datangnya dari mana, yang penting perfect deh, semua siswa menatap kakak kelas itu hingga gue pun berkata “wah...” dan saat itu dia mengumumkan bahwa dia ini sebagai calon ketua OSIS di sekolah, mata gue dari pertama dia masuk sampai dia keluar tatapan gue selalu ke muka si bidadari itu. Wuahhh… Betapa senang hati gue, berbunga-bunga bagaikan bunga melati yang hidup di sebelah pohon kelapa. #lupakan

Lanjut ke cerita. Nah pas dia keluar, gue masih aja bengong, walaupun dia udah nggak di kelas gue.

“Riky… Mikirin siapa kamu?” tegor guru gue

“nggak bu” jawab gue dengan nyawa setengah dewa

Beberapa menit kemudian, istirahat pun berkumandang. Gue jalan sama temen gue nyari kelas (karena aturan main di sekolah gue yaitu Moving Class), gue liat lagi tuh kakak kelas yang memukau bagaikan bidadari yang ingin menghampiri pengembala bintang laut yang ganteng (yaitu gue) #lupakan. Dan dia udah 2x mengalihkan dunia gue, semoga dia liat gue juga saat gue liat dia, so gue udah bermodal muka SNI (Standar Nasional Indonesia), bergaya to cool (dibaca Tukul), dan rambut gue memakai stlye Abri. Namun gue harus melewati rintangan seperti salting, malu-malu kucing dan gejala panas dingin, ayoooo berjuanglah Kibo kau lah pahlawan Satria Kucing Hitam (lah?).

Saat ekskul gue liat dia sedang duduk, gue nggak tau dia sedang apa, Setelah ada yang bilang ke gue kalo dia itu satu ekskul sama gue, hati gue makin senang aja mendengar kalo dia 1 ekskul sama gue dan di hari itulah gue merasa senang. Pada saat ekskul, gue 1 hari penuh bisa ngeliat dia terus dan gue nggak bisa ngomong apa-apa saat liat muka dia yang putih bersih, ketika ada latian Kenbu (tarian tradisional dari Jepang) gue liat dia sedang latian Kenbu di ruang serbaguna dan gue sedang latian nyanyi Jepang, gue nyanyi sambil ngeliat dia dan pas banget lagu yang gue bawakan berjudul “True Love”. Jadi pas kan gue sambil ngungkapin perasaan gue ke dia melewati lagu, nah sebelum selesai latian dia mau foto-foto dulu buat kenang-kenangan dan gue disuruh fotoin dia bersama kawan-kawannya. Ketika udah foto, kita pada mengucapkan salam sebelum pulang dengan cara Jepang dan gue duduk disebelah dia, beh.. Sumpah harum banget dan ini kegiatan yang paling gue suka, saat udah mengucapkan salam sebelum pulang gue salaman sama dia, hati gue udah berguncang bagaikan gunung merapi meletus dengan kekuatan 9 skala rikter, sebenernya gue pengen minta nomornya tapi  gue malu-malu sapi, jadi gue nyengir aja di depan dia sampai gigi gue kering, dan dia hanya bales diam tanpa kata, tapi nggak apa-apa yang penting hari itu gue seneng banget 1 hari bersama dia, walaupun hanya temen, Jangan berharap lebih. #lupakan

Saat perfomance Kenbu dimulai yang diselenggarakan di SMK yang berada di Jakarta Timur gue dateng paling terakhir, karena gue tunggu barengan gue dan kebetulan juga gue juga nggak tau jalan. Akhirnya dengan waktu 1 jam setengah dan bermodal nekat, sampailah gue di lokasi. Ketika sampai sana gue bingung nyari pintu masuk dan hampir nyasar ke Ragunan. temen gue yang melihat disana ada keramaian, kita langsung kesana, dan ternyata itu pintu masuk ke Aula dari SMK tersebut, Alhamdulillah. Saat di dalam gue melihat ada dia (si bidadari), gue lebih fokus melihat dia aja, daripada liat panitia ngomong di depan, tapi kali ini gue nggak pake gaya to cool ataupun rambut Abri dan lainnya, tetapi gaya yang gue pakai adalah, baju ketat, tampang cupu, dan jangan lupa pesona monyong gue pun jadi style perrmanen buat gue. dan saat gue ngobrol sama temen gue, katanya “Kenbu udah selesai perfomnya, tinggal yang nyanyi aja” aduh.. Namanya lagi apes, gue nggak liat perfomance saat dia tampil, padahal gue tuh kesini nunggu dia tampil, tapi malah telat, rugi banget gue. Yaudah karna gue udah mulai bad mood, sekarang style gue menjadi manyun tingkat 8 dan dia pun pengen kembali ke sekolah lagi, karna ada tugas deadline, gue dapet salaman lagi sama dia. Sebernya gue pengen nganter dia ke sekolah, tapi gue takut bilang ke dia, akhirnya dia naik Busway aja, yaudah dalam hati gue bekata “hati-hati ya kak?” Dan sampai sekarang wajahnya masih mengalihkan dunia gue.


0 komentar:

 
;